Di
sebutkan dalam kitab "Bidayah Wa Nihayah" oleh Ibnu Katsir dalam
jilid 10/126 ketika beliau menjelaskan biografinya Khalifah Al-Abas Abdullah
bin Muhammad bin Ali Abu Ja'far al-Manshur rahimahullah, di mana beliau pernah
mengatakan kepada anaknya Al-Mahdi:
"Sesungguhnya
khalifah tidak layak di sandang kecuali oleh orang yang bertakwa, kepemimpinan
tidak layak di pegang melainkan bagi orang yang taat kepada Allah, (ingatlah) masyarakat
tidak akan menjadi baik melainkan jika di perlakukan dengan adil.
(Sedangkan)
Manusia yang terbaik adalah orang yang suka memberi maaf sedangkan dirinya mampu
untuk memberi hukuman kepadanya, dan manusia yang paling sedikit akalnya adalah
orang yang menzalimi orang lain yang di bawah kekuasaannya. Wahai anak ku senantiasa
iringi sebuah nikmat dengan rasa syukur, sertai kekuatan dengan senang memberi
maaf pada (orang lain), ketaatan dengan lemah lembut, dan ikuti kemenangan dengan
rendah diri dan menyayangi orang lain, (dan) jangan lupakan (untuk mengambil)
bagianmu di dunia serta bagianmu dari rahmatnya Allah Azza wa jalla".
Sumber;
Mutiara Salaf, Divisi Ilmiah Darul Wathan