Terkadang kita yg sedang semangat
mengaji terselip rasa ingin tahu apa iya sih kita disuruh "menolong agama
Allaah"?...,mungkin ini hanya provokasi-nya aktifis garis keras itu
ya?...memangnya ada perintahnya dalam Qur'an?...mari kita lihat untaian penjelasan
singkat berikut ini :
ูุงุฃََُّููุง ุงَّูุฐَِูู ุกَุงู
َُููุง ُُููููุง ุฃَْูุตَุงุฑَ ุงَِّููู َูู
َุง َูุงَู
ุนِูุณَู ุงุจُْู ู
َุฑَْูู
َ ِْููุญََูุงุฑَِِّููู ู
َْู ุฃَْูุตَุงุฑِู ุฅَِูู ุงَِّููู َูุงَู ุงْูุญََูุงุฑَُِّููู
َูุญُْู ุฃَْูุตَุงุฑُ ุงَِّููู
Hai orang-orang yang beriman,
jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana `Isa ibnu Maryam telah berkata
kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi
penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang
setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”. (As-Shaff)
Ayat diatas memerintahkan untuk
menjadi penolong agama Allah,
Kemudian Allah Swt berfirman :
َََููููุตُุฑََّู ุงَُّููู ู
َู َููุตُุฑُُู ุฅَِّู ุงََّููู ٌََِّูููู ุนَุฒِูุฒٌ
Artinya : “Sesungguhnya Allah
pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar
Maha kuat lagi Maha perkasa,” (QS. Al Hajj : 40)
Ath Thobari mengatakan bahwa
makna dari “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya.”
Yaitu Allah swt pasti meonolong orang-orang yang berperang di jalan-Nya agar
kalimat-Nya tinggi terhadap musuh-musuh-Nya. Maka makna pertolongan Allah
kepada hamba-Nya adalah bantuan-Nya kepadanya sedangkan makna pertolongan
hamba-Nya kepada Allah adalah jihad orang itu dijalan-Nya untuk meninggikan kalimat-Nya.”
(Tafsir At Thobari juz XVII hal 651)
Sedangkan al Qurthubi mengatakan
bahwa maknanya adalah orang yang menolong agama dan nabi-Nya. (al Jami’ li
Ahkamil Qur’an juz XII hal 386)
ََِูููุนَْูู
َ ุงَُّููู ู
َู َููุตُุฑُُู َูุฑُุณَُُูู ุจِุงْูุบَْูุจِ ุฅَِّู ุงََّููู
ٌَِّููู ุนَุฒِูุฒٌ
Artinya : “dan supaya Allah
mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya. Padahal Allah
tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al
Hadid : 25)
Ibnu Katsir mengatakan bahwa
makna “dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan
rasul-rasul-Nya Padahal Allah tidak dilihatnya.” Orang yang menolong Allah swt
dan Rasul-Nya dengan memiliki keinginannya membawa senjata. “Sesungguhnya Allah
Maha kuat lagi Maha Perkasa.” adalah Dia swt menolong orang yang menolong-Nya
yang sebetulnya Dia swt tidak membutuhkan pertolongan dari manusia. Adapun
disyariatkannya jihad adalah untuk menguji sebagian kalian dari sebagian yang
lain.” (Tafsir Ibnu Katsir juz VIII hal 28)
َูุง ุฃََُّููุง ุงَّูุฐَِูู ุขู
َُููุง ุฅِู ุชَูุตُุฑُูุง ุงََّููู
َููุตُุฑُْูู
ْ َُููุซَุจِّุชْ ุฃَْูุฏَุงู
َُูู
ْ
Artinya : “Hai orang-orang
mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan
meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad : 7)
Dalam Tafsir Thobary dijelaskan
bahwa yang dimaksud menolong Allah adalah menolong atau membantu Rosululloh
dalam menyampaikan risalahnya,dan membantu Rosul dalam menghadapi musuh
musuhnya
Berikut tafsir yang sama dalam
Fathul Qodir
ุซู
ูุนุฏูู
ุณุจุญุงูู ุนูู ูุตุฑ ุฏููู ุจูููู : ูุง ุฃููุง ุงูุฐูู ุขู
ููุง ุฅู ุชูุตุฑูุง
ุงููู ููุตุฑูู
ุฃู : ุฅู ุชูุตุฑูุง ุฏูู ุงููู ููุตุฑูู
ุนูู ุงูููุงุฑ ูููุชุญ ููู
، ูู
ุซูู ูููู : ููููุตุฑู
ุงููู ู
ู ููุตุฑู .
http://library.islamweb.net/newlibrary/display_book.php...
- Tafsir Baghowi
( ูุง ุฃููุง ุงูุฐูู ุขู
ููุง ุฅู ุชูุตุฑูุง ุงููู ) ุฃู ุฏููู ูุฑุณููู ( ููุตุฑูู
) ุนูู
ุนุฏููู
( ููุซุจุช ุฃูุฏุงู
ูู
) ุนูุฏ ุงููุชุงู
Menolong Allah dengan menegakkan
agama dan membantu rosulNya
Kemudian Allah berfirman lagi dlm
bbrp surat berkenaan dg menolong agagama Allah sebagai berikut:
QS. 47:7. Hai orang-orang mukmin,
jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan
kedudukanmu.
QS.57:25. dan supaya Allah
mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah
tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
QS. 22:40. Sesungguhnya Allah
pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar
Maha Kuat lagi Maha Perkasa
Waallahua'lam bi showab
