Allaah berfirman :
الَّذِينَ يُبَلِّغُونَ رِسَالاَتِ اللَّهِ وَيَخْشَوْنَهُ وَلاَ يَخْشَوْنَ
أَحَدًا إِلَّا اللَّهَ وَكَفَى بِاللَّهِ حَسِيبًا
(yaitu) orang-orang yang
menyampaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada
merasa takut kepada seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai
Pembuat Perhitungan. ( Al-Ahzab: 39 )
وَمَا كَانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً فَلَوْلَا نَفَرَ مِنْ
كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طَائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ
إِذَا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ
Tidak sepatutnya bagi orang-orang
yang mu'min itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari
tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam
pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya
apabila mereka ( yang pergi perang ) telah kembali kepadanya, supaya mereka itu
dapat menjaga dirinya. ( At-Taubah; 122 ).
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ
دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Allah akan meninggikan
orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan
beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. [Al-Mujadilah;
11)
Salah satu bentuk pelaksanaan
" Menebar Da'wah, Melayani Ummat" adalah dengan mendirikan
pesantren-pesantren atau sekolah-sekolah
Islam yang bertujuan mencetak kader-kader Islam yang bertauhid, ittiba'
pada sunnah dan tangguh menghadapi tantangan. Dibawah ini adalah beberapa
paragraf ringan yang ditulis oleh ustad muda yang berda'wah di daerah
Kalimantan. Tulisannya ini dikirimkan melalui whatsapp kepada kami dan kemudian
kami rapikan, semoga bermanfaat.
Berikut ini ana ingin share
tentang pengelolaan pesantren di daerah beserta biayanya - sebatas pengalaman yang
ana punya -
Bismillahirrahmanirrahim
Yang perlu kita siapkan sebelum
mendirikan pesantren adalah kita harus punya target dan tujuan didirikannya
pesantren tersebut dan kita harus punya trade mark atau "nilai jual
khusus" dan pembeda dari pesantren-pesantren yang ada ( bisa dari bahasa /
akhlaq / tahfidz qur'an dsb. )
Untuk langkah selanjutnya adalah
tentunya kita siapkan lokasi untuk pesantren yang akan kita bangun. Setelah
terealisasi maka sebelum kita melangkah lebih lanjut maka kita harus jalin
komunikasi dengan masyarakat sekitar terutama RT dan RW setempat agar tidak ada
gangguan/curiga/su'udhon dari warga sekitar.
Maka jika sudah bisa mulai maka
kita sosialisasikan kepada masyarakat dan ikhwan-ikhwan tentang ma'had kita dan
apa keunggulan dari ma'had ini.
Hal yg perlu dipersiapkan dalam
sosialisasi adalah brosur yang menarik - gambaran tentang pesantren kita - dan
juga kita harus rajin untuk datang ke sekolah-sekolah dan mensosialisasikan
langsung ke siswa tersebut.
Dari situ insyaAllah kita akan
dapatkan anak-anak yang memang punya minat dan semangat untuk ke pesantren kita.
Sebatas pengalaman ana disini
kebetulan kemaren ana dapat tugas PSB
dan dari PSB yang sudah berjalan kemaren .... PSB pertama gagal total
... tidak ada satu anakpun yang mendaftar padahal yang kita jual disini adalah
sangat menguntungkan konsumen karna gratis dan seluruh keperluan disediakan
yayasan.
- diantara faktor ketidak
berhasilan PSB pertama :
1. Brosur sangat tidak menarik (
karena hanya berisi tulisan )
2. Kita hanya titipkan brosur ke
guru/kepala sekolah SD ( mereka yg menyampaikan ke anak tentang pesantren kita
)
3. Sebagian brosur kita sebar di
masjid dan mushola tanpa kita terangkan kepada jama'ah yang ada
PSB kedua alhamdulillah berjalan
lancar :
Dari seribu brosur yang kita
sebar ada lebih dari 25 santri yang
mendaftar meski tidak semuanya kita terima
Diantara hal yang mendorong
keberhasilannya - tentu semua ini atas izin Allah-
Ada beberapa hal
1. Brosur dibuat semenarik dan
sesimpel mungkin
2. Kita fokuskan penyebaran ke SD
di kalsel dan kita langsung meminta izin ke pihak sekolah untuk presentasi di
depan murid tentang pesantren kita ... ( alhamdulillah ternyata setiap kita
presentasi di depan kelas ada 2-5 siswa yang ingin ke pesantren kita meski
tidak semuanya jadi daftar - dan setelah tes wawancara mereka juga sangat
antusias dengan ma'had ini dan mereka juga sudah tahu apa tujuan pesantren ini.
Lanjut ke pengelolaan pesantren
yg sudah berjalan:
Masyarakat disini (Kalimantan)
adalah masyarakat Indonesia pada umumnya yg masih suka dengan kegiatan maulid
dsb dan yang perlu kita perhatikan ke masyarakat adalah bahwa keberadaan
pesantren kita dibutuhkan oleh mereka atau setidaknya pesantren kita ada
manfaatnya bagi mereka.
Meski kebiasaan di pesantren kita
agak berbeda dari yang ada dimasyarakat tapi alhamdulillah mereka tetap senang dengan keberadaan kita
Dari hal yang ana perhatikan dan
yang ana terima diantara sebabnya adalah ;
- kita memang jarang ke
masyarakat tapi kita insyaAllah selalu peduli dengan lingkungan sekitar kita ..
setiap jum'at kita bersih-bersih masal dan diantara yang kita bersihkan adalah
jalan didepan pesantren (yang itu merupakan jalan lalu lalang mereka menuju
pasar).
- mereka melihat santri selalu
bawa qur'an.
( intinya kita harus punya
kontribusi ke masyarakat dengan sesuatu yang tampak )
👉adapun
hal yg urgen buat kelangsungan dan kemajuan pesantren :
👌memiliki
direktur yg disegani
👌memiliki
pengurus asrama yg bisa mendidik dan bisa dicontoh santri
👌memilik
ustadz yg bisa baca qur'an dengan benar
👌memiliki
TU yg profesional ( ternyata dari pengalaman ana disini setelah ketika kita
memiliki TU yang mendekati profesional ahamdulillah semuanya jadi lebih mdah )
👌sarana
penunjang seperti lab komputer / bahasa dsb .
👉
adapun untuk pendanaan ....
Biaya makan santri kurang lebih
seperti ini :
👉
300.000 / kepala : kebutuhan makan santri terpenuhi.
👉450-500
empat sehat insyaAllah tepenuhi.
👉600.000
/ santri / bulan bisa empat sehat lima sempurna dan bisa ada tambahan buah
insyaAllah.
Untuk anggran sekolah dan asrama
:
👉untuk
biaya TU , Pengurus pesantren , kepala sekolah ( untuk ukuran pesantren 1,5 juta
perkepala / bulan insyallah sudah masuk standart )
Untuk kurikulum pendidikan :
👉
biasa dalam seminggu ada 30 - 36 jam per minggu × 25.000.
( untuk guru mata pelajaran aja )
kalo yg menjadi staf/pegawai pesantren sudah bisa mengampu semua mapel sekolah
maka insentif ini tidak berlaku.
👉
untuk kebutuhan lain2 antara 1-2 juta perbulan untuk 15 santri.
Mungkin itu kira-kira yang bisa
ana bagi dan mohon maaf kalo ada yang salah.
