Oleh: Dony Yusuf
Seorang pengendara
sepeda motor melaju dengan kencang, melewati sebuah jalanan yang cukup sepi di
antara tumbuhan-tumbuhan besar, rupanya di sekelilingnya adalah hutan. Dengan
memakai atribut seorang pembalap, dia memacu kendaraannya dengan kecepatan di
atas rata-rata. Namun sial, di tengah perjalanannya itu, ia merasakan sesuatu,
ban sepeda motornya kempis, dan mesin kendaraannya agak tersendat-sendat.
Akhirnya dengan wajah kecut, ia menghentikan sepeda motornya di tengah hutan
itu. Jengkel, dongkol, marah, dan sedikit resah berkecamuk di dalam dirinya.
Belum selesai gundah di dalam dirinya habis, dia melihat ke arah tanki bensin
sepedanya yang juga kosong melompong. Dia berpikir, kepada siapa aku harus meminta
pertolongan, sedangkan kendaraan yang lalu lalang di depannya hanya bisa
dihitung dengan sebelah jari tangan.
Mungkin sedikit
gambaran persitiwa di atas agak tidak masuk akal, namun hal itu bisa terjadi
pada siapa saja, saya, dia atau sobat. Memang sekarang kita sedang menjalani
suatu perjuangan besar yang namanya adalah kehidupan. Segala sesuatu bisa
terjadi di dalamnya. Senang, susah, gembira dan sedih saling berganti. Tinggal
masalahnya sekarang, sudah siapkah kita dalam menjalani yang namanya kehidupan
ini. Tul nggak??
Apa yang sobat
pikirkan tentang keadaan pengendara sepeda motor tadi? Mengapa dia bisa
mengalami hal semacam itu? Iya, memang kita tahu itu takdir…. Cuman kira-kira
apa menurut sobat penyebabnya? Mungkinkah karena dia tidak mempersiapkan sepeda
motornya dengan baik? Bisa jadi. Mungkinkah karena dia terlalu percaya bahwa
sepeda motornya dalam kondisi yang sangat prima? Bisa juga. Namun yang pasti,
pengendara sepeda motor tadi belum mengetahui kejadian apa yang bakal menimpa
dia di tengah jalan hutan itu.
Nah, karena itulah,
dalam hidup ini kita kudu mempersiapkan diri kita dengan bekal yang
cukup.Bolehlah kita memakai atribut keduniawian seperti baju pembalap yang
dimiliki oleh pengendara sepeda motor tadi. Namun yang bisa membawa kita hingga
ke tujuan kita sebenarnya nanti bukanlah hal itu. Kendaraan apakah yang kita
tumpangi ke sana
dan sudah siapkah kendaraan kita tadi akan segala kemungkinan? Itu yang harus
kita camkan sekarang. Kendaraan apa yang kita tumpangi sekarang? Itulah Al Islam,
sebagai pedoman dan tuntunan hidup. Ketika kita telah mengikrarkan diri sebagai
seorang muslim, seharusnya kita juga mempersiapkan kendaraan kita itu. Artinya
kita wajib membekali pengetahuan kita tentang Islam yang sebenarnya.
Orang yang selamat
hingga tujuan adalah orang yang bener-bener memperhitungkan segala sesuatu yang
mungkin terjadi, artinya dia harus mampu menyelesaikan masalah yang bakal dia
temui. Itulah sebenarnya Islam. Islam adalah sebuah Din solusi buat semua
masalah sobat. Jadi kalo’ kita ingin sukses, dan bisa memecahkan semua masalah
hidup yang ada, belajarlah bagaimana kita mampu merangkai jalan keluarnya,
yaitu dengan belajar Islam sebagai satu-satunya jalan yang akan kita tempuh.
Dan ingatlah sobat,
syahadat yang udah kita ucapkan yang menjanjikan tiada tuhan selain Allah dan
Muhammad adalah utusan Allah, akan ditanyakan di hari akhir nanti. Bagaimana
dengan janji kita itu, apa sudah kita laksanakan atau tidak?
Sehingga kita udah
ngerti bener, yang namanya belajar Islam itu wajib buat kita semua. Berpahala
agung untuk yang menjalani, dan berdosa besar buat orang yang meninggalkannya.
Terus Islam seperti apa yang kudu kita pelajari? Yang pasti Islam tidak hanya
mengajarkan tentang ibadah ritual saja, seperti sholat, puasa, infaq dan sebagainay.
Tetapi Islam yang
harus kita pelajari adalah Islam yang kaffah, mencakup semua sisi kehidupan.
Syarat mempelajari Islam tersebut adalah:
1.Sesuai dengan Al Qur’an dan As Sunnah
serta sumber-sumber hukum Islam yang ada.
Ketika kita
menjumpai ada suatu kajian yang bertentangan dengan hal tersebut di atas, kita
benarkan, apabila tidak mampu lebih baik kita tinggalkan.
2.Pustakanya dari ummat Islam
Segala sesuatu yang
kita pelajari tentang Islam harus berasal dari orang Islam pula, baik itu
sejarah, informasi atau apapun.
3.Secara menyeluruh
Seperti yang telah
diungkap di atas Islam yang kita pelajari kudu secara menyeluruh bukan hanya
sebagian saja.
Semoga yang telah
kami sampaikan ini mampu menyadarkan kita semua tentang kemuliaan Islam yang
tidak akan dapat kita peroleh tanpa usaha dan doa dari kita sendiri. Allahu
Akbar!!
Penulis: Dony Yusuf
