“Pada hari itu manusia mengikuti
(menuju kepada suara)penyeru dengan tidak berbelok-belok; dan merendahlah semua
suara kepada Yang Maha Pemurah,maka kamu tidak mendengar kecuali bisikan saja” QS.
Thaahaa (20): 105-108
“Dan tunduklah semua muka (dengan
berendah diri) kepada Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya).
Dan sesungguhnya telah merugilah orang yang telah melakukan kezaliman. Dan
barangsiapa mengerjakan amal-amal saleh dan ia dalam keadaan beriman, maka ia
tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil(terhadapnya) dan tidak (pula)
akan pengurangan haknya” QS. Thaahaa (20): 111-112
“Maka biarkanlah mereka tenggelam
(dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan
kepada mereka. (yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat
seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di
dunia), dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan.
Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka” QS.
Al-Ma’aarij (70): 42-44
Kecelakaan Bagi Pendusta
Kecelakaan yang besarlah pada hari
itu bagi orang-orang yang mendustakan, (yaitu) orang-orang yang mendustakan
hari pembalasan. Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan
setiap orang yang melampui batas lagi berdosa, yang apabila dibacakan kepadanya
ayat-ayat Kami, ia berkata:"Itu adalah dongengan orang-orang yang
dahulu". Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka
usahakan itu menutup hati mereka. Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka pada
hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Rabb mereka. Kemudian,
sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka. Kemudian, dikatakan (kepada
mereka):"Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan" QS.
Al-Muthaffifiin (83): 10-17
“(Dan) ditiuplah sangkalala, maka
tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Rabb
mereka. Mereka berkata:"Aduh celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan
kami dari tempat tidur kami (kubur)?" Inilah yang dijanjikan (Rabb) Yang
Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul(Nya). Tidak adalah teriakan itu selain
sekali teriakan saja, maka tiba-tiba mereka semua dikumpulkan kepada Kami. Maka
pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak
dibalasi, kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan” QS. Yaasin (36):
51-54
“Dan pada hari kiamat kamu akan
melihat orang-orang yang berbuat dusta terhadap Allah, mukanya menjadi
hitam.Bukankahdalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang
menyombongkan diri?” QS. Az-Zumar (39): 60
“Dan tentu mereka akan mengatakan
(pula):"Hidup hanyalah kehidupan kita di dunia saja, da kita sekali-kali
tidak akan dibangkitkan. Dan seandainya kamu melihat ketika mereka dihadapkan
kepada Rabbnya (tentulah kamu melihat peristiwa yang mengharukan). Berfirman
Allah:"Bukankah (kebangkitan) itu benar" Mereka
menjawab:"Sungguh benar, demi Rabb kami". Berfirman
Allah:"Karena itu rasakanlah azab ini, disebabkan kamu mengingkari(nya).
Sungguh telah rugilah orang-orang yang telah mendustakan pertemuan mereka
dengan Allah; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba,
mereka berkata:"Alangkah besarnya penyesalan kami terhadap kelalaian kami
tentang kiamat itu!", sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya.
Ingatlah, amatlah buruk apa yang mereka pikul itu. Dan tiadalah kehidupan dunia
ini selain dari main-main dan sendau gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat
itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidaklah kamu memahaminya!”
QS. Al-An’aam (6): 29-32
Kecelakaan yang besarlah pada hari
itu bagi orang-orang yang mendustakan. (Dikatakan kepada mereka pada hari
kiamat):"Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu
mendustakannya, Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang,
yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka".
Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana,
Seolah-olah ia iringan unta yang kuning. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu
bagi orang-orang yang mendustakan.
Ini adalah hari, yang mereka tidak
dapat berbicara (pada hari itu), dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur
sehingga mereka (dapat) minta uzur. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi
orang-orang yang mendustakan” QS. Al-Mursalaat (77): 28-37
Penggulungan Langit dan Bumi
“Dan mereka tidak mengagungkan Allah
dengan pengagungan yang semestinya pada hal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya
pada hari kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya.Maha Suci Dia dan
Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan” QS.
Az-Zumar (39): 67
“(Yaitu) pada hari Kami menggulung
langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah
memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah janji yang
pasti Kami tepati;sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya” QS.
Al-Anbiyaa’ (21): 104
“Dan barangsiapa yang berpaling dari
peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan
menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta". Berkatalah
ia:"Ya Rabbku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta,
padahal aku dahulunya seorang yang melihat" Allah berfirman:
"Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu
melupakannya, dan begitu(pula) pada hari inipun kamu dilupakan" QS.
Thaahaa (20): 124-126
“Dan barangsiapa yang ditunjuki
Allah, dialah yang mendapat petunjuk dan barangsiapa yang Dia sesatkan maka
sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari
Dia. Dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka
mereka dalam keadaan buta, bisu dan pekak. Tempat kediaman mereka adalah neraka
jahanam. Tiap-tiap kali nyala api jahanam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi
mereka nyalanya” QS. Al-Israa’ (17): 97
“Jangan (berbuat demikian). Apabila
bumi digoncangkan berturut-turut, dan datanglah Rabbmu; sedang malaikat
berbaris-baris. Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari
ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia
mengatakan:"Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh)
untuk hidupku ini" QS. Al-Fajr (89): 21-24
“Sekali-kali janganlah orang-orang
yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya
menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah
buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di
lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di
langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” QS.
Ali ‘Imran (3): 180
“……Dan orang-orang yang menyimpan
emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah
kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari
dipanaskan emas perak itu di dalam neraka Jahannam, lalu dibakarnya dahi mereka,
lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka:"Inilah harta
bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri,maka rasakanlah sekarang (akibat
dari) apa yang kamu simpan" QS. At-Taubah (9): 34-35
Dan didekatkanlah surga itu kepada
orang-orang yang bertaqwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka)” QS.
Qaaf (50): 31
“dan apabila surga didekatkan” QS.
At-Takwiir (81): 13
“Telah dekat kepada manusia hari
menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi
berpaling (daripadanya)” QS. Al-Anbiyaa’ (21): 1
“Sesungguhnya kepada Kami-lah
kembali mereka, kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka” QS.
Al-Ghaasyiyah (88): 25-26
“Maka sesungguhnya akan Kami
kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami)
mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)” QS.
Al-A’raaf (7): 7
“Sekali-kali janganlah demikian.
Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia, dan meninggalkan
(kehidupan) akhirat. Wajah-wajah (orang-orang mu'min) pada hari itu
berseri-seri. Kepada Rabbnyalah mereka melihat. Dan wajah-wajah (orang kafir)
pada hari itu muram, mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka
yang amat dahsyat. (QS. 75: 20-25)
“Dan mereka telah mengambil
sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi
pelindungbagi mereka. sekali-kali tidak. Kelak mereka (embahan-sembahan) itu
akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka
(sembahan-sembahan) itu menjadi musuh bagi mereka” QS.
Maryam (19): 81-82
“(Ingatlah) suatu hari (ketika itu)
Kami mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang-orang
yang mempersekutukan (Rabb):"Tetaplah kamu dan sekutu-sekutumu itu di
tempat-tempatmu itu". Lalu Kami pisahkan mereka, dan berkatalah
sekutusekutu mereka:"Kamu sekali-kali tidak pernah menyembah kami. Dan
cukuplah Allah menjadi saksi antara kami dan kamu, bahwa kami tidak tahu menahu
tentang penyembahan kamu (kepada kami)" QS.
10: 28-29
“(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti
itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa;
dan (ketika) segala hubungan di antara mereka terputus sama sekali. Dan
berkatalah orang-orang yang mengikuti:"Seandainya kami dapat kembali (ke
dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas
diri dari kami". Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal
perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan
keluar dari api neraka” QS. 2: 166-167
“……Dan (alangkah hebatnya) kalau
kamu lihat ketika orang-orang yang zalim itu dihadapkan kepada Rabb-Nya,
sebahagian dari mereka menghadapkan perkataan kepada sebahagian yang lain;
orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan
diri:"Kalau tidaklah karena kamu tentulah kami menjadi orang-orang yang
beriman". Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang
yang dianggap lemah:"Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk
sesudah petunjuk petunjukitu datang kepadamu (Tidak), sebenarnya kamu
sendirilah orang-orang yang berdosa". Dan orang-orang yang dianggap lemah
berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri:"(Tidak), sebenarnya
tipu daya (mu) di waktu malam dan siang (yang menghalangi kami), ketika kamu
menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu
bagi-Nya".Kedua belah pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat
azab.Dan kami pasang belenggu di leher orang-orang yang kafir.Mereka tidak di
balas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan" QS.
Saba’ (34): 31-33
“Dan (ingatlah) hari (yang di waktu
itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada
malaikat:"Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?" Malaikat-malaikat
itu menjawab:"Maha Suci Engkau.Engkaulah pelindung kami, bukan mereka;
bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin
itu" QS. Saba’ (34): 40-41
“Maka pada hari ini sebahagian kamu
tidak berkuasa (untuk memberikan) kemanfaatan dan tidak pula kemudharatan
kepada sebahagian yang lain.Dan Kami katakan kepada orang-orang yang
zalim:"Rasakanlah olehmu azab neraka yang dahulunya kamu dustakan
itu" QS. Saba’ (34): 42
“Dan (ingatlah) akan hari (yang
ketika itu) Dia berfirman:"Panggilah olehmu sekalian sekutu-sekutu-Ku yang
kamu katakan itu". Mereka lalu memanggilnya tetapi sekutu-sekutu iti tidak
membalas seruan mereka dan Kami adakan untuk mereka tempat kebinasaan (neraka).
Dan orang-orang berdosa melihat mereka, maka mereka meyakini, bahwa mereka akan
jatuh ke dalamnya dan mereka tidak menemukan tempat berpaling daripadanya” QS.
Al-Kahfi (18): 52-53
“Dikatakan (kepada
mereka):"Serulah olehmu sekutu-sekutu kamu", lalu mereka menyerunya,
maka sekutu-sekutu itu tidak memperkenankan (seruan) mereka, dan mereka melihat
azab.(mereka ketika itu berkeinginan) kiranya dahulu mereka menerima petunjuk” QS.
Al-Qashash (28): 64
“Dan sesungguhnya kamu datang kepada
kami sendiri-sendiri kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan
dibelakangmu (di dunia) apa yang telah kamu kurniakan kepadamu; dan kami tiada
melihat besertamu pemberi syafaat yang kamu anggap bahwa mereka itu
sekutu-sekutu Allah di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) di
antara kamu dan telah lenyap dari pada kamu apa yang dahulu kamu anggap sekutu
Allah” QS. Al-An’aam (6): 94
“Serulah olehmu sekutu-sekutu
kamu", lalu mereka menyerunya, maka sekutu-sekutu itu tidak memperkenankan
(seruan) mereka, dan mereka melihat azab.(mereka ketika itu berkeinginan)
kiranya dahulu mereka menerima petunjuk” QS. Al-Qashash
(28): 64
“Dan (ingatlah) ketika Allah
berfirman:"Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada
manusia:"Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Ilah selain Allah". 'Isa
menjawab:"Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang
bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engaku
telah mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada
pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang
ghaib-ghaib". Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang
Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu:"Sembahlah Allah, Rabbku
dan Rabbmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah
Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau
adalah Maha Meyaksikan atas segala sesuatu. Jika engkau menyiksa mereka, maka
sesungguhnya adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka,
sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” QS.
Al-Maaidah (5): 116-118
“Allah berfirman:"Ini adalah
suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka. Bagi
mereka surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya
selama-lamanya; Allah ridha terhadap mereka, dan merekapun ridha terhadapnya.
Itulah keberuntungan yang paling besar" QS.
Al-Maaidah (5): 119
Perdebatan Dalam Hisab
“Dan berilah mereka peringatan
tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan
mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman” QS.
Maryam (19): 39
“Pada hari ketika tiap-tiap diri
mendapati segala kebajikan dihadapkan (dimukanya), begitu (juga) kejahatan yang
telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu ada masa
yang jauh……” QS. Ali ‘Imran (3): 30
“Adapun orang yang diberikan
kitabnya dari sebelah kanannya, maka ia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang
mudah” QS. Al-Insyiqaaq (84): 7-8
“……Orang-orang inilah yang telah
berdusta terhadap Rabb mereka". Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas
orang-orang yang zalim” QS. Huud (11): 18
“Sesungguhnya
Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengam-puni segala dosa yang
selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya……” QS.
An-Nisaa’ (4): 48
“Sesungguhnya Allah tidak menganiaya
seseorang walaupun sebesar zarah, dan jika ada kebajikan sebesar zarah, niscaya
Allah akan melipat gandakan dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar” QS.
An-Nisaa’ (4): 40
“Dan penghuni-penghuni surga berseru
kepada penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan):"Sesungguhnya kami
dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Rabb menjanjikan kepada kami. Maka
apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Rabb kamu
menjanjikannya (kepadamu)". Mereka (penduduk neraka)
menjawab:"Betul". Kemudian seorang penyeru (malaikat) mmengumumkan di
antara kedua golongan itu:"Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang
yang zalim". (yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari
jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir
kepada kehidupan akhirat". Dan di antara keduanya (penghuni surga dan
neraka) ada batas; dan di atas A'raaf itu ada orang-orang yang mengenal
masing-masing dari dua golongan itudengan tanda-tanda mereka. Dan mereka
menyeru penduduk surga:"Salaamun 'alaikum". Mereka belum lagi memasukinya,
sedang mereka ingin segera (memasukinya). Dan apabila pandangan mereka
dialihakan ke arah penghuni neraka, mereka berkata:"Ya Rabb kami jangan
Engkau tempatkan kami bersama-sama dengan orang-orang yang zalim itu". Dan
orang-orang yang di atas A'raf memanggil beberapa orang (pemuka-pemuka orang
kafir) yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan
mengatakan:"harta yang kamu kumpulkan dan apa yang kamu sombongkan itu,
tidaklah memberi manfa'at kepadamu". (Orang-orang di atas A'raf bertanya
kepada penghuni neraka):"Itukah orang-orang yang kamu telah bersumpah
bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah". (Kepada orang mu'min itu
dikatakan):"Masuklah ke dalam surga, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan
tidak (pula) kamu bersedih hati” QS. Al-A’raaf (7): 44-49
