Pertanyaan keenam
Bagaimanakah dzikir setelah
sholat tahajud?
Jawaban;
Syaikh Said bin Ali bin Wahf Al-Qahthani menjelaskan
bahwa, disunnahkan menutup sholat tahajud dengan raka'at yang ganjil yaitu
sholat witir berdasarkan hadist Abdullah,
مَنْ صَلَّى مِنَ اللَّيْلِ
فَلْيَجْعَلْ آخِرَ صَلاَتِهِ وِتْرًا فَإِنَّّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِذَلِكَ
"Barang siapa yang
mengerjakan shalat malam hari, maka akhirilah shalat itu dengan witir (sebelum
datang waktu subuh), karena Rosulullah saw menitahkan hal demikian."
(H.R. Muttafaqun Alaihi).
Sedangkan do'a setelah salam dari
shalat witir Rosulullah saw mengucapkan: "Subhanal Malikil Quddus, "Subhanal
Malikil Quddus, "Subhanal Malikil Quddus, (Maha suci Allah yang Maha
Merajai dan Maha luhur)." dibaca sebanyak 3kali. Dan biasanya beliau
membaca do'a qunut sebelum ruku', setelah selesai mengerjakan shalat witir,
beliau mengucapkan, "Subhanal Malikil Quddus," sebanyak tiga
kali, lalu beliau memanjangkanya diakhirnya mengucapkannya; "Rabbul
Malaikati War Ruuh (Rabb Malaikat dan Ruh (Jibril).[1]
(H.R. Am-Nasa'I dan dishahihkan oleh Al-Albani)
