Ada beberapa hal yang menghalangi seseorang mengenal Allah, diantaranya:
1. Bersandar kepada panca indra
Firman Allah:
Dan (ingatlah), ketika kamu
berkata:"Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat
Allah dengan terang",karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu
menyaksikannya. (QS. 2:55) Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan
kepada mereka sebuah kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta
kepada Musa yang lebih besar dari itu, mereka berkata:"Perlihatkanlah
Allah kepada kami dengan nyata". Maka mereka disambar petir karena
kezalimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka
bukti-bukti yang nyata, lalu Kami maafkan (mereka) dari yang demikian. Dan
telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata. (QS. 4:153)
2. Mereka tidak beriman kepada
Allah dengan dalih tidak bisa melihat Allah.
Padahal banyak sesuatu yang tidak
bisa mereka lihat tapi rnereka meyakini akan keberadaannya, seperti: gaya
gravitasi bumi, arus listrik, akal pikiran dsb.
3. Kesombongan
Aku memalingkan orang-orang yang
menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda
kekuasaan-Ku. Mereka jikamelihat tiap-tiap ayat(Ku), mereka tidak berfirman
kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka
tak mau menempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat
Kami dan mereka selalu lalai dari padanya. (QS. 7:146)
4. Lengah
Telah dekat kepada manusia hari
menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi
berpaling (daripadanya). (QS. 21:1)
Tidak datang kepada mereka suatu
ayat al-Qur'an pun yang baru (diturunkan) dari Rabb mereka, melainkan mereka
mendengarnya, sedang mereka bermain-main, (QS. 21:2)
(lagi)hati mereka dalam keadaan
lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka: "Orang
ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah kamu
menerima sihir itu, padahal kamu menyaksikannya" (QS. 21:3)
5. Bodoh
Dan janganlah sebahagian kamu
memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil dan
(janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat
memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat)
dosa, padahal kamu mengetahui. (QS. 2:188)
6. Ragu-ragu
Mereka bersumpah dengan nama
Allah dengan segala kesungguhan, bahwa sungguh jika datang kepada mereka datang
sesuatu mu'jizat, pastilah mereka beriman kepadaNya.
Katakanlah:"Sesungguhnya mu'jizat-mu'jizat itu hanya beradadi sisi
Allah". Dan apakah yang memberitahukan kepadamu bahwa apabila mu'jizat
datang mereka tidak akan beriman. (QS. 6:109)
Dan (begitu pula) Kami
memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman
kepadanya (al-Qur'an) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang
dalam kesesatannya yang sangat. (QS. 6:110)
7. Taqlid
Apabila dikatakan kepada mereka:
"Marilahmengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul".
Mereka menjawab: "Cukuplah untuk kami apa yang kamu dapati bapak-bapak
kami mengerjakannya". Dan apakah mereka akan mengikuti juga nenek moyang
mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak
(pula) mendapat petunjuki (QS. 5:104)
Dan demikianlah, Kami tidak
mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun dalam suatu negeri,
melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berata:"Sesungguhnya
kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami
adalah pengikut jejak-jejak mereka". (QS. 43:23)
Dikutip dari Aldakwah.org
