Dukun artinya orang yang
mengaku bisa mengetahui hal-hal yang ghaib, seperti mengetahui tempat barang
yang hilang atau dicuri dengan cara ghaib,
bisa meramal nasib seseorang, mengetahui kejadian yang akan terjadi, dsb. Tukang
sihir artinya orang yang melakukan perbuatan sihir, seperti: memisahkan
pasangan suami-istri, membuat seseorang sakit atau bahkan mati, membuat
seseorang jatuh cinta kepada lawan jenis, mengobati orang yang terkena
sihir/teluh dengan cara mistik, memper-tunjukan keluar biasaan dengan cara
mistik dsb.
Termasuk
kategori sihir adalah santet, pelet, ilmu kekebalan tubuh, gendam, terawangan,
susuk dsb. Termasuk dalam kategori perdukunan adalah khadam ghaib, mencari
wangsit, ramalan bintang, ramalan garis tangan,
pengobatan dengan cara-cara yang aneh; seperti: menulis mantra di telur,
memindahkan penyakit dari manusia ke hewan, pengobatan jarak jauh, memberi
jimat-jimat, membaca jampi-jampi yang bukan dari ayat-ayat Al Qur'an atau
ayat-ayat Al Qur'an yang dicampur dengan jampi-jampi asing. Dewasa ini mereka
biasa disebut orang pintar, paranormal, supra natural, ahli hikmah, dsb.
Ø Para
dukun dan tukang sihir adalah orang-orang kafir, karena:
Mereka
mengaku mengetahui perkara-perkara yang ghaib, padahal Allah telah menegaskan
bahwa tidak ada yang tahu perkara ghoib kecuali Dia sendiri. (Lihat: QS. 27 :
65)
Ø BAHAYA PERDUKUNAN
1.
Hukumnya haram dan termasuk dosa besar
2. Jika
hanya mendatangi tanpa mempercayai, ditolak sholatnya se-
lama 40 hari.
"Barangsiapa
mendatangi dukun lalu menanyakan sesuatu kepadanya, tidak akan diterima
shalatnya selama 40 hari." (HR. Muslim)
3. Jika
mempercayai perkataan dukun-dukun
tersebut maka ia telah
kafir.
"Barangsiapa yang
mendatangi dukun dan membenar-
kan perkataannya, sungguh ia telah kafir terhadap
apa yang di
turunkan kepada
Muhammad saw." (HR. Abu Daud).
4.
Rasulullah saw berlepas diri darinya.
"Bukan
dari golongan kami, orang yang menentukan nasib sial dan untung berdasarkan
tanda-tanda benda, burung atau lainnya, yang bertanya dan yang menyampaikannya,
atau bertanya kepada dukun dan yang mendukuninya, atau yang menyihir dan yang
meminta sihir untuknya." (HR. Al Bazzaar, dengan sanad jayyid)
Ø Jangan
tertipu,
meskipun mereka mengaku bahwa ilmunya diambil dari Al Qur'an atau diwarisi dari
para wali atau “ini semua hanya sebagai syariat
sedangkan yang menentukan hasilnya adalah Allah semata.” Jangan
terkecoh dengan istilah pengobatan dengan tenaga dalam murni, tabib, pengobatan
alternatif dsb, karena pengobatan yang dibenarkan oleh Islam hanya dua macam
saja:
1.
Pengobatan medis (kedokteran),
bahan-bahan yang memang mengandung khasiat obat atau penanganan fisik seperti
bekam, pijat dsb.
2.
Ruqyah yang disyari'atkan yaitu
menjampi dengan Al Qur'an atau doa-doa yang tidak mengandung kesyirikan dan
dengan bahasa Arab.
Ø Wahai saudaraku muslim dan muslimah, jauhilah dukun dan
per-dukunan serta sihir dan tukang sihir. Semua itu bisa mengantarkan anda ke
pintu neraka dan kekal di dalamnya. Bertaubatlah kepada Allah, mintalah hanya
kepada-Nya dan berusahalah hanya dengan cara yang halal. Ingatlah hanya Allah
lah penolong anda dan hanya dengan izin-Nya lah kehendak anda bisa tercapai.
